![]() |
| Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang menumbuhkan cahaya Al-Qur’an di dalam hati sejak usia belia |
Mandirancan – Suasana pagi di Mushola Nurul Iman Sekolah Dasar Negeri Mandirancan terasa berbeda pada Rabu, 11 Maret 2026. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar merdu dan menenangkan, dibaca dengan penuh khidmat oleh para murid dalam kegiatan rutin Amaliyah Ramadan yang dilaksanakan setiap hari selama bulan suci.
Kegiatan tadarus Al-Qur’an ini menjadi bagian penting dari pembinaan karakter spiritual di sekolah. Para murid berkumpul bersama guru di Mushola Nurul Iman untuk membaca dan menyimak ayat-ayat suci secara bergiliran. Tidak hanya melatih kelancaran membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga menanamkan kecintaan terhadap kitab suci sejak usia dini.
Melalui kegiatan sederhana namun sarat makna ini, sekolah berharap dapat membentuk generasi yang berakhlak mulia, beriman kuat, serta memiliki pemahaman dasar tentang ajaran Islam. Suasana kebersamaan dan kekhusyukan yang tercipta menjadikan momen tadarus sebagai waktu yang dinanti setiap pagi selama Ramadan.
Bagi para murid, tadarus bukan sekadar kegiatan membaca, melainkan perjalanan kecil menuju hati yang lebih tenang dan jiwa yang lebih dekat kepada Sang Pencipta.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar