Tumiyang – Suasana penuh keceriaan sekaligus makna terasa di TK Pertiwi Tumiyang pada Jumat, 13 Maret 2026. Dalam rangka kegiatan “Berzakat dan Berbagi di Jumat Berkah Bulan Ramadhan”, para anak didik bersama para ibu turut serta mengikuti kegiatan pengenalan dan praktik sederhana menunaikan zakat fitrah.
Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah tersebut bertujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak sejak dini tentang makna zakat sebagai salah satu rukun Islam. Dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, para guru menjelaskan bahwa zakat fitrah adalah kewajiban umat Islam yang ditunaikan menjelang Hari Raya Idulfitri untuk membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan.
Dalam kegiatan ini, anak-anak dengan didampingi orang tua membawa zakat fitrah berupa beras maupun sejumlah uang yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak, karena mereka tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga langsung mempraktikkan nilai kepedulian dan berbagi.
Para guru menjelaskan kepada siswa bahwa zakat fitrah memiliki banyak hikmah. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat juga menjadi sarana untuk membersihkan diri, melatih rasa syukur, serta menumbuhkan empati kepada orang lain yang membutuhkan.
“Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini bahwa berbagi itu indah. Melalui zakat, kita belajar membantu sesama dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT,” ujar salah satu guru dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, TK Pertiwi Tumiyang berharap nilai-nilai kepedulian sosial, keikhlasan, dan semangat berbagi dapat tumbuh dalam diri anak-anak sejak usia dini. Ramadhan pun menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan karakter baik sekaligus membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki hati yang peduli terhadap sesama.
Di akhir kegiatan, suasana kebersamaan dan kebahagiaan terlihat dari wajah ceria para siswa. Bagi mereka, kegiatan berbagi ini bukan sekadar belajar tentang zakat, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk menjadi anak yang baik dan dicintai Allah SWT.
Hn/red







Tidak ada komentar:
Posting Komentar